Tuesday, April 04, 2006

Nginggris

Sekedar cerita & ngetes kemampuan gue untuk berbahasa inggris back translation bahasa Indonesia.

Beberapa hari yang lalu, gue ke suatu recording studio bareng-bareng dengan creative gue. Kebetulan si klien dateng, jd gue juga kudu hadir.
Anyway, setelah selesai recording, kita nunggu di ruang pelesiran di mana ada pool table di situ. Terdapat gerombolan agency lain sedang main di pool table tersebut. Mereka seperti-nya dari agency multi-national yang paling ngetop di sini. Isinya orang lokal semua, tapi percakapannya, inggris abesss... "endesbre-endesbre-ndesbre, was-wis-wus, was-wis-wus, endesbre-endesbre..." dengan canggihnya & gramatically correct with outstanding accent.
Trus gue mengkhayal, coba gue juga bercakap-cakap pake bahasa inggris sama temen gue di situ, tapi back translation bahasa Indonesia dengan vocab cukup banyak, tapi gak ada grammar2nya acan. Ala "don't follow mix" gituuu...

Misalnya gini:

Topic: The Announcer

Gue (G) : Most evident become announcer hard-sell not easy yes? A while ago only, hell, to exhausted I see it.
(Ternyata jadi announcer hard-sell gak gampang ya? Tadi aja, buset, ampe capek juga gue ngeliatnya.)

Temen (T) : Buckeettt, do not you think ad creative more hard execution its, occasionally sweetie hard-sell also ask mercy difficult its.
(Emberrr, jangan lo pikir iklan kreatif lebih susah eksekusinya, kadang-kadang yang hard-sell juga minta ampun susahnya.)

G : Iyes yes, poor very that announcer. Until sweat finished so-so. Where not use AC again interior there.
(Iya ya, kesian banget tuh announcer. Ampe keringetan abis gitu. Mana gak pake AC lagi di dlm situ.)

T: But it indeed after task he, grandma. We pay he, he have follow direction we.
(Tapi itu emang udah tugas dese, nek. Kita kan bayar dia, dia harus ngikutin arahan kita.)

G: Yesss, know river I. Speak-speak the announcer later after eat not yet?
Iyee, tau kali gue. Ngomong-ngomong si announcer tadi udah makan blom?

T: Wah, not know. Why? pretend care very you.
(Wah, gak tau. Napa? Sok peduli banget lo.)

G: Why youuuu... only ask only, direct prejudice sweetie no-no
(Napee sih looowww... cuma nanya aja, langsung prasangka yang nggak-nggak.)

T: Hehehehe, finished I truth estimate with the announcer, so I attitude pretend not care like that at thing... ooo... airing-aiiirrriiinnggg...
(Hehehe, abis gue sebenernya naksir ama si announcer, jadi gue belagak sok gak peduli gitu... padahal.. ooo... tayang-tayaaannggg....)

G: Mean youuuu???
(Maksut loooo???)

Kebayang gak kira-kira reaksi anak-anak agency lain itu kayak apa?

Mungkin kayak gini:
A: (dengan ketawa sarkastis) Do you listen to them? Can not believe those people. How could they be that self-confident with that utterly-messed english?? And not to forget how loud their voices!
B: Hahahaha, right! I wonder where they come from. Let me ask...
B pergi & bisik2 sama org studio, trus balik ke temennya.
B: They come from a local agency... no wonder...

Hehehe.. padahal syusye banget mak, ngomong bahasa 'don't follow mix'! Coba aja... :D