Thursday, August 31, 2006

The Dried Squid Agency, Prolog

My Real Obsession: Bikin Komik Chicklit alias Chicklit bergambar!!! (Oke lho..!)
Di 3 postingan berikut adalah prolog & 2 cuplikan skenarionya. Gambarnya?? Msh on progress... palingan selesei 4 taun lagi (lama brats... abis gue suka dilanda kemalasan ngegambarnya.. :p)

The Dried Squid Agency

Kaylee adalah seorang senior art director di sebuah agency bernama Dried Squid Agency (Ahensi Cumi Kering). Berteman akrab dengan Joanna, seorang Account Manager yang cantik & tajir.
Mantan Kaylee yang juga teman masa kecil Joanna yang bernama Danar masih menyimpan rasa kepada Kaylee.
Dimulai dengan cinta segitiga Kaylee, Danar & Joanna (yg sudah mencintai Danar dari mereka kecil) kemudian makin berkembang dengan terjadinya suatu perampokan di sebuah mini market.
Sang ketua perampok menodongkan pistol di kepala Kaylee karena dengan tanpa takut Kaylee membela seorang bapak tua yang disakiti oleh kawanan perampok itu. Sebuah impresi luar biasa timbul pada ketua perampok tsb melihat seorang gadis cantik yang begitu berani.
Siapakah sebenarnya kawanan perampok itu? Yang pasti tanpa disadari Kaylee bertemu dengan sang ketua perampok dan tanpa bisa dilawan keduanya saling jatuh cinta pada saat Kaylee kembali kepada Danar dan sudah merencanakan pernikahan.
Sebuah konflik cinta segiempat yang dengan setting dunia periklanan dan sedikit warna thriller…

The Dried Squid Agency, Cuplikan 1

A bed room. Desk clock shows 1.25 AM
Someone writes in a diary
Aku musti gimana ya, Tuhan? I loved him since we were little kids. The very first day I know him (aku masih 7 taon lhhooo..), I want him 2 be my husband. Konyol yaa??? (aku koq ganjen amat sih dari kecil J).
We grew up together. Aku cinta semua yang ada di dia. His look, his face, his laugh, his jokes, his arms, his attitude… everything…
Di hari aku kenalin dia ke sahabatku… aku gak pernah nyangka kalau itulah akhir dunia bagiku.
Dunia-ku terbalik waktu mereka akhirnya bersama.
Tapi aku begitu tololnya dan terus diperbudak oleh cinta buta ini. Mungkin ini yang mereka sebut an un-conditional love. Aku terus mencintai dia, walaupun aku gak bakal memiliki dia.
Sehingga akhirnya aku gak pernah ketemu dia selama ampir setahun.
Sekarang tiba2 dia muncul lagi.
Dan lagi2 hatiku memuntahkan rasa cinta ini. Badanku bergetar hanya mendengar suara dia.
Dan lagi-lagi… masih gak ada harapan buatku, sepertinya…
Hand freezes.
Joanna cries in silent.
Aku sayang Kay banget. Aku tau Kay masih cinta ama dia dan dia masih cinta banget ama Kay. Aku pun tau mereka b2 sayang banget ama aku.
Bukan salah mereka. Mereka gak pernah sengaja nyakitin aku selama bertahun2 ini. Mereka gak pernah tau kl aku cinta Danar…
Danar adalah hidupku & nyawaku… How can I tell him this?? Apakah Kay mau ngertiin aku??
I’m 24 years old. Dan selama 17 tahun, hanya ada 1 laki2 di dalam hatiku…
God… please help me…

Wednesday, August 30, 2006

The Dried Squid Agency, Cuplikan 2

Kaylee’s car, stops in front of a 24 hours mini mart. Keduanya turun dari mobil.
Kaylee : Mo beli apa sih?
Danar : Mmmm… mo belii… mmm… sikat gigi
Kaylee : Oo.. kamu nginep di rumah Joanna?
Danar : Iya… udah seminggu ini
Kaylee : (seminggu? Joanna gak bilang apa2…)
Danar milih2 sikat gigi & Kaylee ngeliat2 majalah
Ngantri kasir
Danar : Apa kabar kamu?
Kaylee : Baik-lah… basi amat sih kamu, nanya2 kabar mulu (giggles)
Danar : Hehehe… iya ya… you look good
Kaylee : Thanks…
Danar : Aku anter km pulang ya nanti…
Kaylee : Gak usah kali… mobil kamu gimana? Tar kamu pulang gmn?
Danar : Ahh… gampang… taksi banyak
Kaylee : Gak-lah… (mddk tertegun)
Danar looks at yang dilihat Kaylee
3 people in black mask (PIM) enters the mart
PIM 1 (pointing gun): Angkat tangan! Jangan ada yang teriak! Kalo ada yang teriak gue dorr kepalamya!!!
Cashier, Danar, Kaylee & 2 other customers angkat tangan dengan spontan. Shock & gemetar
PIM 2 : Keluarin duit lu semua!!! Yang di mesin kasir juga. Taro di meja kasir!!! Gue juga minta hp2 lu semua dikumpulin!!!
Dengan gemetar, semua yang diminta dikeluarin & ditaro di meja kasir. Kecuali satu orang bapak, hanya mengeluarkan uangnya.
PIM 1 : Ehh… bapak tua!!! HP & dompet lu mana???
Bapak : Aduuhh… saya gak punya HP..
PIM 1 : Alaaaahhh… BOHONNNGG!!! Jangan sampe gue geledah ya!!!
Bapak : Aduuhh… sa-sa-sayyaa bb-bbnr2 g-gk punya…
PIM 2 : Sini, gue geledah…
PIM 2 menggeledah si Bapak & finds sebuah HP keluaran lama. Si bapak gemetaran sekujur tubuhnya.
PIM 1 : Ini apa?? BOHONG LU YA??? UDAH BOSEN IDUP HAAHH??
Bapak, gemetaran & menangis: Tolong dik… jangan diambil… itu HP putri saya yg saya pinjam. Dia banting tulang utk bisa beli HP itu…
PIM 2 : Alahh… ngibul lu. Tadi aja ngibul… udah sini!!!
Bapak : Tolong diikk… jangan… nih ambil saja smua isi dompet saya… tapi jangan HP ini… tolonggg
PIM 1 : Isi dompet lu cuma 20 ribuuu… buat apaan???
Bapak berlutut : Tolongg (air mata bercucuran)… kasihan putri saya… toloonngg…
Para PIM ignore him
PIM 2 : Ehh, bang kasir jangan bengong aja lu!!! Keluarin smua isi mesin kasir!!
PIM 1 hands out his gun to PIM 3 (yg drtd diem aja): Gue ngambil cemilan dulu.
Bapak masih berlutut & memohon.
Few mins later, they finished collecting everything
PIM 1 : Yuk! Ehh… lu semua, kalo teriak kurang dari 2 menit dr skrg, gue balik lagi & gue tembak lu semua
Bapak : Uhuuuhuuu… tolong HP putri saya… tolong kembalikan…

Para Pim ignore & membalikkan badan menuju pintu keluar
Suddenly : HEIIII!!!
Para PIM balik ngeliat siapa yang teriak
Kaylee stands dengan gusar: Balikin HP bapak itu!!!
PIM 2 : Ehhh… ni perempuan nekat… berani amat lu???
Danar (berbisik) : Kaylee.. please… jangan…
PIM 1 : tadi lu gak denger? Yang teriak kurang dari 2 menit gue tembak!!!
Kaylee : Kalian memang setan semuanya!!! Gak punya perasaan!! Sana ambil mobil gue di depan!!! Tinggalin HP bapak ini!
Danar shivers & berkeringat dingin: Kaylee, sweetie… please…
Suddenly PIM 3 ngangkat tangannya & menempelkan ujung pistol di kepala Kaylee.
PIM 3 (dengan suara sangat dingin, tanpa emosi): Kamu berani banget ya? Ngatain kita setan? Coba… sekarang, katain kita lagi.
Kaylee stares at him dengan pandangan tajam. Both saling memandang dengan pandangan yang sama tajamnya.
Kaylee (dengan suara tenang) : Kalian semua binatang gak punya perasaan. Ayo, tembak gue. Gue gak takut. Biar lo semua dihukum mati.
Danar : GOD… tolong jangan, mas… dia gak maksud gitu… tolong…
PIM 3 ignores Danar & masih menatap Kaylee dengan tajam. Pistolnya masih menempel di kening Kaylee.
Kaylee berdiri dengan tenang, tanpa berkedip menatap mata PIM 3 dalam2.
“Klik” pemicu pistol diklik.
Danar gemetar ½ mati : toloonngg, mas… jangan… ampuni dia mas… d-di-dia g-gak maksud….
30 detik berlalu…
“klik” pemicu pistol dikembalikan ke posisi semula.
PIM 3 : Cewek luar biasa.
PIM 3 : Balikin HP bapak itu.
PIM 3 kembali menatap Kaylee & berbalik ke arah pintu keluar, diikuti kedua temannya.
Mobil mrk melesat pergi
Danar : Kaylee…
Kaylee jatuh pingsan.
Danar : KAYLEE!!!