“kerja di mana?” “di biro iklan.” “ooo… spt yang suka di pinggir jalan ‘Biro Iklan - pasang iklan baris di Kompas’ gt?”
O yeah! Kayaknya bisnis periklanan itu adalah salah satu jenis bisnis yang gak familier di khalayak awam.
Bbrp hari lalu, gue & suami gue ketawa-ketiwi ngebahas beberapa ke-salah-kaprah-an org2 terhadap bisnis periklanan.
Misalnya yang spt di judul, ada seorang mahasiswa yg magang di sebuah agency periklanan. Temannya yang jg mahasiswa (tapi bukan jurusan komunikasi) nanya doi magang di mana. Trus ya itu, si teman mengira bahwa biro iklan itu yang suka beli space utk pasang iklan baris.
Suatu hari tante gue nelp ke rmh pas wiken dlm rangka mengundang arisan keluarga. Trus si tante berbasa-basi “Pronky ke mana?”, “lagi syuting, tante”, trus dia yang takjub gitu “ooohhh, Pronky bintang sinetron??” (catatan: kita udh brp kali bilang kl kita kerjanya di periklanan). “nggak tante, dia yang bikin iklannya.”
Temen band-nya Pronky jg sama. “latian ya sabtu besok pronk.” “gue gak bisa, ada syuting”, “hah? Film ato sinetron? Lu tuh aktor ya?” --> hmhmhm... apa kita harus ngejawab ”lagi ada supervisi syuting iklan” --> koq panjang ya...
Gue sendiri punya beberapa pengalaman bodoh bukti keawaman gue wkt baru2 masuk agency. Gue sempet takjub ngeliat anak-anak muda bertitel ”art director”, wahhh... gue pikir kecil2 gitu udah jadi direktur... hihihi...
Trus di hari yang lain, gue nyariin seorang anak kreatif, gue nanya ke temennya. ”eh, si anu lg kemana ya?” dijawab ama si temen ”dia lagi online”. Trus gue celingak-celinguk nyariin di meja-nya yang kosong. ”mana? Koq gak ada?” trus si anak kreatif cekikikan ”online itu final editing iklan tv di post house”... oooo
Ada lagi yg salah kaprah mengenai istilah ’advertising’. Kl jawabnya ”kerja di advertising.” ”oo... yang bikin billboard, umbul-umbul, spanduk gitu? Gue sering ngeliat plangnya di pinggir jalan” dikiranya advertising itu supplier cetak materi2 tsb.
Trus dulu itu (ampe skrg kali ya), imej cewe2 iklan adalah cewe2 cakep, glamor & tajir (jangan2 kiranya model iklan kali ya?) ato kalo cowo2 iklan itu agak2 melambai. Padahal mah... kagaaakkk jugaa.
Bahkan untuk yang seharusnya tau mengenai komunikasi khususnya periklanan jg ternyata masih ada yang have no idea what they are doing. Gue beberapa kali mendapat kesempatan utk ngasih pencerahan ke mahasiswa2 jurusan komunikasi ato advertising. Lebih ke pencerahan2 dari sisi praktisi. Biasanya ada tuh dosen pendamping. Hal yang paling basic kita share spt bahwa namanya komunikasi kepada konsumen, yang paling penting itu adalah pengenalan konsumen secara luar dalam untuk menjadi fondasi pengembangan strategi komunikasi. Trus beberapa dosen malah bertanya ”oh, begitu ya mbak... pengenalan konsumen itu krusial ya?”... hmhmhmmm... uh-huh!
Banyak deh cerita2 lucu lainnya.
Setelah dipikir2 iklan itu padahal hampir tiap detik dikonsumsi, tapi ternyata bisnis periklanan itu very vague & invisible di mata publik ya.
